• 02/02/2018

Laboratorium Mikrobiologi UNA Hasilkan Prebiotik Dalam Budidaya Perikanan

Laboratorium Mikrobiologi UNA Hasilkan Prebiotik Dalam Budidaya Perikanan

170 128 FPER

Laboratorium mikrobiologi UNA terus berpacu untuk menghasilkan prebiotik sebagai alternatif lain dalam budidaya perikanan yang juga sedang dikembangkan oleh Prodi BDP FP UNA. Penggunaan prebiotik sudah hampir merata di kawasan Sumatera Pantai Timur. Rektor UNA sudah menjalin kerjasama dengan Dinas Perikanan Batubara untuk pengembangan pellet terapung, prebiotik dan budidaya perikanan yang bertujuan bagi peningkatan penghasilan petani dan warga di pedesaan. Kerjasama ini dilaksanakan karena kemampuan Lab. Perikanan FP-UNA sudah mampu mengadakan benih sendiri lewat pemijahan dan sedang melakukan proses pengembangan prebiotik serta pellet terapung.

Di Bidang Mikrobiologi Pertanian mahasiswa sudah dikenalkan dengan dunia jasad reni, yaitu cendawan dan bakteri. Penelitian lebih dalam mulai dari mikroba untuk kompos, sampai mikroba untuk aplikasi perikanan yang sedang ngetop saat ini yaitu teknologi Bioflock. Mahasiswa dengan di bimbing oleh dosen diajarkan teknik isolasi dan kultur cendawan hingga sampai pengamatan seluler mikroba dengan menggunakan mikroskop, sehingga mereka tidak hanya tau cara pembuatan mokroorganisme lokal (MOL) tapi bisa mengidentifikasi mikroba apa yang terkandung dalam MOL tersebut, dari kegiatan tersebut sudah banyak yang menawarkan kerjasama pengembangan mikroba pertanian secara global, salah satunya Komunitas Bang Lele, suatu komunitas petani lele system bioflock yang mempunyai jaringan dari Aceh hingga JambiĀ  sampai ke sebrang yaitu provinsi Kepulauan Riau. Mereka ingin kerja sama pengembangan bakteri prebiotik lokal yang spesifik cocok di suatu kawasan, dans ekarang terus dijajaki kerjasama tersebut, dan fihak dosen yang bersangkutan sering dilibatkan sebagai tutor dan narasumber pelatihan lele system bioflock yang sering dilaksanakan oleh komunitas tersebut.